Pendampingan Penyusunan Roadmap Riset, Kekayaan Intelektual, dan Hilirisasi bagi Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah II Tahun 2025 Batch II

Bandar Lampung, 25 September 2025 — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II kembali menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Roadmap (Peta Jalan) Pelaksanaan Riset, Kekayaan Intelektual, dan Hilirisasi bagi perguruan tinggi di lingkungan wilayah kerjanya. Kegiatan Batch II ini dilaksanakan pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Universitas Muhammadiyah Lampung, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas perguruan tinggi dalam merancang arah dan strategi riset yang berkelanjutan, meningkatkan potensi pengembangan kekayaan intelektual (KI), serta mendorong hilirisasi hasil penelitian ke dunia industri dan masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan LLDIKTI Wilayah II menyampaikan bahwa penyusunan roadmap riset merupakan langkah strategis dalam mewujudkan ekosistem riset yang terarah dan berdampak. “Peta jalan riset menjadi panduan utama bagi perguruan tinggi untuk menentukan fokus penelitian, memperkuat kolaborasi, dan mengarahkan hasil riset agar dapat dihilirkan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya.

Peserta kegiatan ini terdiri atas para dosen, peneliti, serta pengelola lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) dari berbagai perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI II yang meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

Selama kegiatan, para peserta akan mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber dan pakar di bidang penelitian, kekayaan intelektual, dan hilirisasi hasil riset. Pendampingan mencakup penyusunan dokumen roadmap riset, strategi perlindungan dan pemanfaatan KI, serta mekanisme kerja sama dengan industri dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah II dapat memiliki peta jalan riset yang komprehensif, berbasis potensi unggulan daerah, serta siap bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi dan daya saing bangsa.