Delegasi Mahasiswa Unuha yang Ikuti KKN Kebangsaan Pasang Sistem Keamanan di Tiga Jalur Pendakian Gunung Batu Pute

Gunung Batu Pute – Selasa 21/7/2025, salah satu delegasi mahasiswa Universitas Nurul Huda yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan melaksanakan program kerja pemasangan sistem keselamatan (safety) di jalur pendakian Gunung Batu Pute. Program kerja ini menjadi semangat pengabdian yang terus ditunjukkan oleh mahasiswa KKN Kebangsaan di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Tompobulu posko 2 yang terdiri dari tujuh mahasiswa yang merupakan delegasi terbaik dari perguruan tinggi di hampir seluruh Indonesia. Di antaranya yaitu M. Ishak (Universitas Hasanuddin), Aqlin Naila Rosydatul Mufidah (Universitas Nurul Huda), Dian Purnamasari (Universitas Muhammadiyah Palangkaraya), Cindy Aprilia Mardiana (Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur) Rahmat Zamrefi (Universitas Negri Padang), Samsul Bahri Samiun (STIMI Yapmi) dan Hafid Saiful Yahya (UIN Sultan Syarif Kasim).

Batu Pute merupakan pegunungan yang terletak di desa Tompo Bulu yang memiliki ketinggian 960 meter dari permukaan laut. Batu Pute yang sekarang menjadi salah satu destinasi pendakian favorit di desa Tompo Bulu kini semakin aman untuk dijelajahi. Sebanyak tiga titik disepanjang jalur pendakian utama telah dilengkapi dengan tali pengaman oleh tim KKN Kebangsaan.

Titik pertama dipasangkan dijalur sebelum pos 3. Titik ini dianggap cocok karena medan yang menanjak sehingga diperlukan alat bantu untuk melewati jalur ini. Titik kedua dipasang di jalur dekat pos 4. Sedangkan titik ketiga dipasang di jalur yang mengajak.

Tujuan dari pemasangan keselamatan adalah untuk memudahkan dan membantu pendakian yang merasa kesulitan maupun kelelahan ketika mendaki Batu Pute. M. Ishak selaku ketua tim pelaksana KKN Kebangsaan di Tompo Bulu, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pendaki sekaligus mendukung potensi wisata alam yang ada di desa Tompo Bulu.

Samsul Bahri Samiun, mahasiswa dari STIMI Yapmi selaku koordinator lapangan juga mengungkapkan bahwa pentingnya pengutamaan aspek keselamatan di jalur pendakian. “Kami melihat pentingnya aspek keselamatan di jalur pendakian, mengingat medan di Batu Pute cukup menantang. Dengan pemasangan safety ini, kami berharap para pendaki, baik lokal maupun luar daerah, bisa merasa lebih aman,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa Tompo Bulu. Mereka berharap kehadiran mahasiswa KKN Kebangsaan tidak hanya memperkuat sinergi antara akademisi dan masyarakat, tetapi juga membawa dampak positif bagi kemajuan pariwisata lokal.

Dengan adanya infrastruktur pendukung keselamatan ini, Batu Pute kini siap menyambut lebih banyak wisatawan yang mengutamakan faktor keamanan.

Penulis: Aqlin Naila Rosydatul M.